"Arboretum Lanskap IPB" Design


Latar Belakang
Informasi tentang biodiversitas dalam masyarakat belum dapat difasilitasi dengan baik. pada umumnya masyarakat tidak peduli terhadap lingkungan disekitarnya. Hal ini berdampak pada pengetahuan dan pengalaman yang kurang bagi masyarakat. Lingkungan kampus yang bersifat edukatif, terbuka dan responsive memberikan peluang untuk menginformasikan masyarakat. Arboretum sebagai tempat koleksi pohon dan habitat satwa memiliki potensi untuk menyediakan informasi tentang biodeversitas.

Konsep Dasar
Aroretum Lanskap memiliki beberapa kumpulan pohon dan menjadi tempat hidup bagi satwa. Namun saat ini kunjungan terhadap arboretum sebatas praktikum dan penelitian dari mahasiswa. Sehingga arboretum perlu dikonsep secara menarik dengan memperhatikan nilai ekologis, fungsional dan estetika. Pengunjung dapat mengunjungi arboretum dengan berbagai aktivitas di tapak tersebut. Aktivitas di tapak adalah kegiatan edukasi dan rekreasi.

Konsep Desain
Tapak berbentuk tidak simetris dengan garis lengkung, namun jika dilihat secara keseluruhan bentukan tapak menyerupai bentukan setengah daun. Daun merupakan organ penting sebuah tumbuhan yang memampukan tumbuhan memenuhi kebutuhan energinya. Daun mampu memberikan kesejukan, serta sejak muncul dari tunas kecil sudah memiliki kemampuan berfotosintesis sehingga memberiakn manfaat untuk tumnbuhan tersebut dan lingkungan sekitarnya. Kemampuan menyesiaakan diri dengan kondisi alam sekitar dan mampu bekerja sama antar helaian untuk menjaga keberlanjutan proses alam. Sesuai fungsi daun tersebut, maka konsepo desain ini dipilih sebagai dasar desain perancangan tapak. Bentuk daun yang digunakan adalah bentukan bulat telur. Bentuk daun berkaitan dengan dominansi pohon yang merupakan bagian utama di tapak. Harapannya agar setiap pengunjung yang memasuki area arboretum dapat menikmati suasana arboretum serta meningkatkan wawasannya.



Animasi Desain Arboretum

Pages